Salam Veritas! Semangat Perubahan, Semua untuk Tuhan
Kami dengan gembira menyambut semua pihak dalam perjalanan menggali Semangat Santo Dominikus yang
menginspirasi karya pendidikan kami di Cimahi di bawah naungan Yayasan Santo Dominikus. Di sini,
kami tidak hanya sekadar sebuah sekolah; kami adalah wadah di mana semangat Santo Dominikus hidup
dan berkembang dalam setiap aspek pendidikan yang kami tawarkan dengan motto VERITAS.
Menghayati spiritualitas pewarta dengan menghargai keberagaman dalam pembaharuan pelayanan dengan memanfaatkan teknologi informasi
Membudayakan keunggulan akademik dan karakter pembelajar Dominikan Indonesia demi keselamatan jiwa-jiwa
Menjawab kebutuhan zaman dan lingkungan alam melalui proses kontemplasi untuk menumbuhkan Cinta Kebenaran
Membangun jejaring, dialog dan kerjasama dengan seluruh anggota kongregasi, alumni dan berbagai lembaga
Setiap siswa dibimbing untuk mengetahui hal-hal yang salah dan benar, juga diingatkan untuk berkata dan bertindak dengan benar dimanapun mereka berada.
Mari bersama-sama menghidupkan semangat Santo Dominikus dalam dunia pendidikan!
Catat tanggalnya ya, jangan sampai kamu ketinggalan!
23/01/2026
Yayasan Santo Dominikus mengadakan Natal Bersama dengan tema “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga”, sebagai ungkapan syukur sekaligus panggilan untuk menghadirkan kasih Allah dalam kehidupan sosial.
Kelahiran Yesus di Betlehem menjadi tanda bahwa Allah memilih untuk hadir di tengah kehidupan manusia yang nyata—di tengah kesederhanaan, pergumulan, dan dinamika masyarakat. Allah tidak datang dari kejauhan, tetapi masuk ke dalam kehidupan manusia, merasakan suka dan duka, serta membawa pengharapan bagi semua orang. Tema Natal ini mengingatkan kita bahwa kehadiran Allah tidak hanya dirayakan di dalam gereja, tetapi juga diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat.
Melalui Natal Bersama Yayasan Santo Dominikus, kita diajak untuk melihat kembali peran kita sebagai bagian dari masyarakat. Allah hadir melalui kepedulian terhadap sesama, perhatian kepada mereka yang lemah, serta semangat kebersamaan tanpa membedakan latar belakang. Natal menjadi panggilan untuk menumbuhkan solidaritas, mempererat persaudaraan, dan membangun masyarakat yang lebih manusiawi dan berbelas kasih.
Yayasan Santo Dominikus, melalui karya pelayanan, pendidikan, dan sosial, menjadi sarana nyata kehadiran Allah di tengah masyarakat. Setiap tindakan kasih, pelayanan yang tulus, dan pengabdian tanpa pamrih adalah wujud nyata bahwa Allah bekerja melalui tangan-tangan manusia. Natal menguatkan komitmen yayasan untuk terus menjadi terang dan berkat bagi lingkungan sekitar.
Melalui Natal Bersama Yayasan Santo Dominikus, kita diingatkan bahwa Allah sungguh hadir di tengah keluarga. Kehadiran-Nya nyata ketika kita mau berbagi, melayani, dan mengasihi. Kiranya semangat Natal ini terus hidup, tidak hanya dalam perayaan, tetapi juga dalam setiap langkah dan karya kita di tengah masyarakat.
Selamat Natal. Tuhan Memberkati
22/12/2025
Market Day merupakan kegiatan edukatif yang diselenggarakan untuk mengembangkan kreativitas, kemandirian, dan keterampilan wirausaha peserta didik. Melalui kegiatan ini, siswa diberi kesempatan untuk merencanakan, mengelola, dan menjalankan usaha kecil mereka sendiri, mulai dari pembuatan produk, penentuan harga, hingga strategi promosi dan pelayanan pelanggan.
Kegiatan Market Day tidak hanya menumbuhkan jiwa kewirausahaan, tetapi juga melatih kemampuan sosial, kerja sama tim, dan tanggung jawab. Peserta didik belajar berinteraksi dengan teman sebaya, guru, dan pengunjung, sambil memahami nilai-nilai penting seperti kejujuran, disiplin, dan kreativitas.
Melalui Market Day, sekolah mendorong peserta didik untuk belajar secara nyata dan menyenangkan, sehingga mereka dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari dan mengembangkan keterampilan yang bermanfaat untuk masa depan.
20/12/2025
Rekoleksi Guru Dan Karyawan Dengan Tema "Mendidik Dan Melayani Dengan Hati Yang Mengasihi".
Di tengah kesibukan rutinitas sekolah, rekoleksi ini menjadi ruang hening bagi kita untuk berhenti sejenak, menata kembali hati, dan menyadari makna panggilan kita sebagai guru dan karyawan. Kita tidak hanya bekerja untuk menyelesaikan tugas, memenuhi target, atau menjalankan aturan, tetapi hadir sebagai pribadi-pribadi yang dipanggil untuk mendidik dan melayani sesama dengan hati yang mengasihi. Pendidikan sejati lahir bukan semata dari kecerdasan, melainkan dari ketulusan hati.
Mendidik dengan hati yang mengasihi berarti melihat setiap peserta didik sebagai pribadi yang berharga, unik, dan memiliki potensi. Di balik sikap yang menantang, keterlambatan, atau kesalahan, ada anak-anak yang sedang bertumbuh dan membutuhkan kesabaran, pengertian, serta teladan. Kasih mengajarkan kita untuk tidak mudah menghakimi, melainkan membimbing; tidak hanya menuntut, tetapi juga mendampingi.
Demikian pula dalam pelayanan, baik sebagai tenaga pendidik maupun karyawan, setiap tugas—sekecil apa pun—memiliki arti jika dilakukan dengan cinta. Senyum yang tulus, sapaan yang hangat, dan kesediaan untuk membantu menjadi wujud nyata pelayanan yang menyentuh hati. Melayani dengan kasih berarti bekerja bukan hanya dengan tangan dan pikiran, tetapi juga dengan empati dan kepekaan terhadap sesama rekan kerja.
Melalui rekoleksi ini, kita diajak untuk kembali ke sumber kasih, memperbarui semangat, dan memurnikan niat. Semoga hati kita selalu dipenuhi rasa syukur, kerendahan hati, dan sukacita dalam menjalankan peran kita. Dengan hati yang mengasihi, pendidikan dan pelayanan yang kita berikan akan menjadi berkat, tidak hanya bagi orang lain, tetapi juga bagi pertumbuhan pribadi kita sendiri.